Rabu, 22 Desember 2010

Surat untuk diriku dan sahabat-sahabat Wanita Muslimah


Wahai Wanita…
Engkau ditakdirkan menjadi seorang yang lembut,
maka pergunakanlah sebaik-baiknya kelembutanmu,
untuk bekalmu ke surga…

Jadilah engkau orang yang mudah jatuh hati,
pada kasih saying Rabb mu,
pun pada suamimu, meski ia manusia yang punya
banyak khilaf dan lemah.

Jadilah engkau orang yang suka dengan kelembutan,
rajin membasahi jiwamu dengan tilawah Al Qur’an,
melapangkan dada atas kezhaliman orang,
sayang dan perhatian dengan keluarga dan sesama
hingga dakwah menjadi “dagangan harian”
yang tak pernah kau lupakan,
indah terbungkus dengan kelembutanmu.

Ketika ada masalah,
jangan kau tanggalkan kelembutanmu,
kau bisa redam amarah orang,
kau bisa arahkan pemikiran orang yang berseberangan,
dengan kelembutanmu.

Dan tetaplah engkau orang yang tegas,
ketika imanmu terancam di tepi jurang,
apapun bentuk ancaman dan godaannya…
Dan tetaplah engkau menjadi orang yang tegar,
Setegar batu karang,
meski seberat apapun ujianNya.

Wahai wanita,
Raihlah surga dengan fitrahmu,
Jagalah kelembutanmu dengan selimut ketaatan pada Rabbmu…
Uhibbukum fillah

(selamat hari Ibu, 22 Desember 2010)
Seperti tertulis,dari seorang sahabat nun jauh di sana.

Selasa, 14 Desember 2010

Renungan Hari Ini :

Hidup adalah BELAJAR.
Belajar bersyukur meski cukup atau kurang.
Belajar ikhlas meski enggak rela.
Belajar ta'at meski berat.
Belajar memahami meski nggak sehati.
Belajar bersabar meski terbebani. 
Belajar setia meski tergoda.
Belajar dan terus belajar dengan keyakinan setegar karang.

Tapi sudah kodrat,
Hati seperti air laut pasang bergelombang,
pasang surut dan sering terbawa arus.
Maka dari itu,
kita harus tetap tegar,
Belajar untuk berada di jalan yang benar.
Belajar menjadi lebih baik,
optimis menjalani hidup,
dan selalu berserah diri kepada ALLAH SWT